Waspada! ESDM: Letusan Gunung Marapi Bahaya bagi Penerbangan

Waspada! ESDM: Letusan Gunung Marapi Bahaya bagi Penerbangan

Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) kembali erupsi siang ini, Minggu (3/12/2023). (Dok. DetikSumut)

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan saat ini jalur penerbangan di sekitar Gunung Marapi, Sumatera Barat bahaya untuk dilintasi.

Ketua Tim Kerja Gunung Api PVMBG Kementerian ESDM Ahmad Basuki mengungkapkan, saat ini jalur penerbangan di atas Gunung Marapi yang terbentang di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, berbahaya untuk dilintasi. Hal tersebut lantaran masih keluarnya abu vulkanik dari Gunung Marapi.

“Jalur di atas Gunung Marapi https://huatkas138.shop saat ini berbahaya untuk penerbangan karena masih keluarnya abu vulkanik, informasi mengenai erupsi Gunung Marapi diinformasikan selalu ke pihak penerbangan,” ungkap Ahmad kepada CNBC Indonesia, Senin (4/12/2023).

Dia mengatakan, sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 11.45 WIB hari ini, Senin (04/12/2023) terhitung sudah terjadi letusan hingga 10 kali dan hembusan sebanyak 49 kali pada Gunung Marapi.

“Dari jam 00:00 sampai jam 11:45 hari ini, Senin, 4 Desember, terekam 10 letusan 49 hembusan,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Senin (04/12/2023).

Ahmad menyebut, letusan tersebut disertai dengan hujan kerikil hingga 6 kilo meter (km) dari puncak dan ada pula hujan abu dengan radius 13 km dari kawah.

“Adanya hujan kerikil di radius 6 km dari puncak, dan hujan abu sampai radius 13 km dari kawah,” tambahnya.

Saat ini, dia mengatakan status Gunung Marapi berada di Level (II) Waspada.

Pihaknya merekomendasikan saat ini masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan dilarang untuk mendaki Gunung Marapi pada radius 3 km dari kawah.

“Masyarakat di sekitar Gunung api Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 km dari kawah/puncak,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gunung Marapi kembali erupsi kemarin, Minggu (03/12/2023). Berdasarkan data PVMBG Kementerian ESDM, pada Minggu (03/12/2023), sejak pukul 14.54 WIB hingga pukul 24.00 WIB telah terjadi 36 letusan dan 16 hembusan Gunung Marapi.

Letusan mencapai ketinggian 3.000 meter dan warna asap kelabu dan hitam. Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*