Pentagon Tiba-Tiba Warning Israel soal Gaza

Pentagon Tiba-Tiba Warning Israel soal Gaza

FILE - In this Feb. 19, 2021, file photo Secretary of Defense Lloyd Austin listens to a question as he speaks during a media briefing at the Pentagon in Washington. Secretary of State Antony Blinken and Austin are heading to Japan and South Korea for four days of talks starting Monday, March 15, as the administration seeks to shore up partnerships with the two key regional treaty allies.  (AP Photo/Alex Brandon, File)

Pentagon tiba-tiba memberi peringatan (warning) ke Israel. Ini terkait serangan terbarunya ke Gaza, Palestina, pasca berakhirnya gencatan senjata sementara dengan Hamas.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin menyebut “kemenangan pasukan Israel” atas Hamas akan menjadi kekalahan strategis. Apalagi jika Negara Zionis tersebut tidak mencegah jatuhnya korban sipil selama operasi militernya di Gaza.

“(Washington) akan terus menekan https://rumahkasterbaik.store/ Israel untuk melindungi warga sipil dan memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang kuat (ke Gaza),” janji Austin dalam pidatonya di Forum Pertahanan Nasional Reagan di Simi Valley, California, AS akhir pekan, dikutip RT, Senin (4/12/2023).

“Pusat gravitasinya adalah penduduk sipil dan jika Anda mendorong mereka ke dalam pelukan musuh, Anda mengganti kemenangan taktis dengan kekalahan strategis,” tegas bos Pentagon itu.

Ia menyiratkan bahwa serangan tanpa pandang bulu oleh Israel di Gaza dapat memicu lebih banyak lagi warga Palestina yang bergabung dengan barisan kelompok bersenjata Hamas. Ini, tambahnya, bisa jadi tragedi.

“Tragedi ini akan bertambah parah jika yang menunggu Israel dan Palestina pada akhir perang mengerikan ini adalah semakin banyak rasa tidak aman,” katanya.

“Lebih banyak kemarahan dan lebih banyak keputusasaan,” tambah Austin.

Pensiunan jenderal dan mantan komandan pasukan AS di Timur Tengah itu juga menegaskan Israel hanya bisa menang dalam peperangan perkotaan dengan melindungi warga sipil. Ia juga menyatakan bahwa solusi dua negara, di mana Israel dan Palestina merupakan “satu-satunya jalan keluar”.

“Ini strategi yang layak untuk keluar dari konflik tersebut,” ujarnya.

Akibat serangan terbaru Israel Jumat, kini total warga Gaza yang tewas menjadi 15.523. Anak-anak dan perempuan masih mendominasi korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*