Alasan Pangeran Mateen Tak Bisa Jadi Sultan Brunei Darussalam

Alasan Pangeran Mateen Tak Bisa Jadi Sultan Brunei Darussalam

Pangeran Abdul Mateen dari Brunei Darussalam. (Instagram @tmski)

Pangeran Abdul Mateen dari Brunei Darussalam kerap mencuri perhatian karena visualnya yang mempesona. Sebagai anggota keluarga kerajaan, ia sering terlihat mendampingi sang ayah, Sultan Hassanal Bolkiah, dalam acara-acara resmi kenegaraan di luar negeri.

Meski jadi sosok yang paling sering mendampingi Sultan, bukan Pangeran Mateen yang akan menjadi pemimpin Kerajaan Brunei Darussalam selanjutnya. Faktanya, dia berada di urutan ke-lima dalam suksesi takhta kerajaan.

Putra mahkota Brunei adalah Pangeran Al-Muhtadee Billah, yang merupakan anak laki-laki tertua Sultan Bolkiah. Dialah yang akan menjadi raja berikutnya.

Pangeran Al-Muhtadee Billah https://sportifkas138.site/ punya dua anak laki-laki, yakni Pangeran Abdul Muntaqim dan Pangeran Muhammad Aiman. Bila dilihat dari garis suksesi kerajaan, dua cucu Sultan Bolkiah tersebut punya derajat yang lebih tinggi untuk menuju takhta kerajaan dibanding pamannya, Pangeran Mateen.

Berikut adalah suksesi atau penerus takhta kerajaan Brunei Darussalam:

1. Putra Mahkota Pangeran Al-Muhtadee Billah – anak laki-laki pertama Sultan Hassanal Bolkiah dari istri pertamanya

2. Pangeran Abdul Muntaqim – cucu laki-laki Sultan Hassanal Bolkiah, anak laki-laki pertama Pangeran Al-Muhtadee Billah

3. Pangeran Muhammad Aiman – cucu laki-laki Sultan Hassanal Bolkiah, anak laki-laki kedua Pangeran Al-Muhtadee Billah

4. Pangeran Abdul Malik – anak laki-laki kedua Sultan Hassanal Bolkiah dari istri pertamanya

5. Pangeran Abdul Mateen – anak laki-laki kedua Sultan Hassanal Bolkiah dari istri keduanya

Sosok penerus Kerajaan Brunei Darussalam

Putra Mahkota Brunei Al-Muhtadee Billah. (Photo by Chris Jackson/Getty Images)Foto: Putra Mahkota Brunei Al-Muhtadee Billah. (Photo by Chris Jackson/Getty Images)

Pada 10 Agustus 1998 lalu, Pangeran Al-Muhtadee Billah Bolkiah ini dikukuhkan sebagai Putra Mahkota. Enam tahun setelah menjadi Putra Mahkota atau pada 2004, Pangeran Al-Muhtadee Billah dianugerahkan pangkat Jenderal di Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Pangeran Al-Muhtadee Billah sempat mengenyam pendidikan di Pusat Studi Islam Oxford, Inggris, pada Oktober 1995 silam. Pada 1997, ia lulus dengan gelar Diploma Studi Diplomatik setelah menyelesaikan Program Layanan Luar Negeri Universitas Oxford di Perguruan Tinggi Magdalen, Universitas Oxford.

Dalam aktivitas kenegaraan, Pangeran Al-Muhtadee Billah telah beberapa kali mewakili Sultan Hassanal Bolkiah dalam kunjungan resmi, menghadiri konferensi, dan pertemuan resmi di luar negeri.

Pada 2008, 2011, 2012, dan 2014 lalu, Pangeran Al-Muhtadee Billah menjadi perwakilan pribadi Sultan Hassanal Bolkiah di Majelis Umum PBB dan menyampaikan pidato pada pertemuan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*